Catatan perjalanan tim NAIK GUNUNG GRATIS (NGG) - Gn.KERINCI

Penyelenggara : AVTECH
Tempat Pelaksanaan : Gn. Kerinci
Waktu Pelaksanaan : 18 DESEMBER 2015


NAIK GUNUNG GRATIS AVTECH (NGG AVTECH 2015)#TEAM KERINCI

    Perjalanan dimulai dari Meeting Point (Kantor Pusat Avtech) di awali dengan pengarahan dari Bang Sugi selaku Instruktur
Leader membicarakan tentang teknis pendakian,dll dan di lepas secara simbolis oleh pimpinan Avtech Bpk.Yudi Kurniawan.
Team yang berangkat diantaranya Team Gunung Semeru,Team Gunung Leuser, Team Gunung Tambora dan Team Gunung Kerinci secara
bersamaan menuju Bandara Soekarno Hatta.
Anggota Team beranggotakan 10 Orang Terdiri dari :
1.Dedi Tri Alam
2.Rizky Idrus
3.Rizki Gunawan
4.April Naldhi
5.Uswatun Hasanah
6.Bu Pingkan (Esta)
7.Nicholas
8.Bang Apel (Guide)
9.Dovil (Porter)
10.Randi (Porter)

    Team kerinci berangkat dari bandara soekarno hatta Sabtu,12 Desember 2015 pukul 08:40 WIB dan sampai di Bandara Internasional Minangkabau-Padang pukul 10:55 WIB,
sesampainya di Bandara Minangkabau team selanjutnya bergerak menuju Home Stay Family di ke Kayu Aro (Kaki Gunung Kerinci) menggunakan Jasa Travel Minang Raya Kerinci
yang sudah di booking sebelumnya.
diperjalanan team sempat beberapa kali berhenti untuk melepas lelah dan sejenak menikmati suasana dan pemandangan indah di sepanjang jalur yang dilewati.


    Akhirnya team tiba di Home Stay Family pukul 22:00 WIB, setelah melepas lelah dengan minum teh manis, kopi team melakukan breefing dan pengecekan alat serta logistik serta mencatat
dalam checklist barang apa saja yang belum ada dan harus di beli esok harinya setelah itu semua crew istirahat dan tidur pulas sepulas pulasnya.hehehe
Esok harinya, 13/12/2015 pic yang ditunjuk untuk membeli perlengkapan dan logistik yang kurang langsung belanja ke pasar yang terletak -/+ 3 km dari tempat home stay menggunakan sepeda motor.
setelah semua lengkap dan team telah membagi logistik per jadwal team melanjutkan perjalanan menuju resort Gunung kerinci (Pos R10) dengan menyewa mobil angkot untuk melapor dan mendapatkan simaksi tidak lupa
kami pun memberikan surat keterangan / Jalan dari Avtech selaku penyelenggara kegiatan Naik Gunung Gratis#Kerinci.

    Setelah melakukan registrasi, Team melanjutkan perjalanan menuju kaki gunung dimana pendakian dimulai. Team mulai melakukan pendakian pukul 13.00 dan sampai di shelter 1 pukul 16.20 WIB
dengan melewati beberapa pos (Pintu Rimba- Bangku Panjang-Batu Lumut-Pondok Panorama-Shelter 1), setelah berdiskusi team memutuskan untuk ngecamp di Shelter 1
dengan pertimbangan lokasi nya cukup ideal untuk memasang 3 buah tenda, sumber air cukup yang berasal dari toren2 penampungan dari air hujan yang sudah dibuat oleh pihak taman nasional.
sambil menikmati kota kerinci dari ketinggian.

    Esok harinya, 14/12/2015 team kembali melanjutkan pendakian dari sherlter 1 pukul 09:10 WIB dan sampai di shelter 3 pukul 15.00 WIB sebagai lokasi camp terakhir menuju puncak Gunung Kerinci.
dan merupakan area vegetasi terakhir karena setelah shelter 3 pendakian akan melewati medan pasir dan batu. lokasi camp di shelter 3 cukup baik dengan pemandangan yang sangat memanjakan mata, terlihat jelas puncak kerinci,
danau Gunung Tujuh, danau Belibis dan tentunya kota kerinci.untuk sumber air bisa didapatkan di sekitar lokasi camp agak turun ke bawah dan terlihat jelas penunjuk arah sumber air yang dibuat oleh Basarnas.
setelah asyik foto2, makan dan bersih2 team istirahat / tidur untuk mengumpulkan tenaga agar fit saat melakukan summit attack esok pagi nya.

    15/12/2015 pukul 02.30 team sudah bangun semua dan sudah disiapkan teh manis, nasi goreng dan wedang jahe untuk menghangatkan badan.tepat pukul 03:45 team melakukan summit attack menuju puncak gunung kerinci.
setelah mendaki medan pasir dan batu sesampainya di tugu yudha tiba2 cuaca mendung dan turun kabut serta hujan disertai angin kencang, team segera mencari tempat berlindung memanfaatkan celah2 batuan di sekitar tugu yudha
tak lama kemudian ada anggota tim yang terkena gejala hipotermia, menggigil kedinginan dan hampir tak sadarkan diri. kondisi ini berlangsung sekitar hampir 15 Menit di udara yang sangat dingin.
kami pun mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan pendakian menuju puncak karena badai dan memilih untuk turun dari posisi awal dan mencari posisi aman serta evakuasi anggota.
dengan saling berpegangan tangan akhirnya tim sampai di bawah tugu yudha dan terus melanjutkan turun ke camp shelter 3.

    Sesampainya di tenda tim istirahat, sarapan sambil menunggu cuaca membaik dan terus berkoordinasi dengan tim pusat yang stand by memonitoring pendakian ke empat gunung.
siang hari pukul 12.30 cuaca mulai cerah, matahari mulai menyinari dan awan2 pun sangat terlihat indah, tim memutuskan untuk mencoba summit attack yang kedua kalinya. Namun tidak semua bisa ikut karena sudah lelah.  Anggota tim yang mencoba untuk summit adalah Dedi Tri Alam, April Naldhi, Uswatun Hasanah, Rizky Idrus dan Dovil (Porter). pendakian berjalan dengan lancar sesampainya di batu gantung cuaca mulai turun kabut lagi, udara dingin pun
langsung terasa, namun tim tetap melanjutkan pendakian hingga sampai di tugu yudha kembali. setelah istirahat, tim melanjutkan pendakian menuju puncak dibantu dengan tali webbing untuk menahan angin yang bertiup sangat kencang tidak jarang ada crew yang terjatuh.

    Tepat pukul 02.00 tim akhirnya sampai di Puncak tertinggi Pulau sumatra dan Gunung api tertinggi di Indonesia. tim langsung mengabadikan kesuksesan summit dengan foto2 sambil menahan hawa dingin.
kurang lebih 10 menit kami berada di puncak, karena cuaca sudah mulai tidak bersahabat kami langsung turun menuju shelter 3 dan kembali melanjutkan menuju pintu rimba dan istirahat di home stay.
Dan selanjutnya tim akan melakukan pendakian ke danau gunung tujuh yang merupakan danau tertingi di Asia Tenggara yang letak nya tidak jauh dari Gunung Kerinci.


Avtech Events

DEEP & EXTREME INDONESIA 2018

Come to our booth H.19 , Jakarta Convention Center Hall B 8-11 Maret 2018 ...

Souvenir Samarinda dan Balikpapan

Halloo Samarinda dan Balikpapan.... Yuk belanja produk Avtech di toko terdekat kalian dan ...

AVTECH T-SHIRT DESIGN COMPETITION

AVTECH T-SHIRT DESIGN COMPETITION - Karya desain dibuat sekreatif mungkin dan ...

Avtech Indonesia

RopeBag Ascend Pro 30 Sederhana dan fungsional


Dalam hidup; semua orang memiliki cerita, semua orang memiliki peran, dan semua orang memiliki arti. Berlakulah bijak agar kehidupan ini tetap dalam garis harmoni sang Ilahi. ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
Lembang, Bandung, menjadi tempat peringatan puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019 pada 26 April dengan 53 juta partisipan se-Indonesia. Dalam pengamatan Antara di Bandung, Jumat, sejumlah peserta mulai memenuhi Lapangan Sesko TNI AU di Lembang. Mereka terdiri atas unsur Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pramuka, militer, dan unsur terkait lainnya. Lembang menjadi lokasi peringatan HKB 2019 guna mengingatkan publik karena menyimpan potensi bencana Sesar Lembang. Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho seiring HKB 2019 mengharapkan BPBD, organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota dan provinsi dapat tampil optimal dalam mengukur kemampuan dan kekuatan daerah terkait dengan penanggulangan bencana. HKB pertama kali dicanangkan pada 2017. Pada puncak HKB 2019 akan diadakan deklarasi relawan bela alam, geladi lapang, penandatanganan nota kesepahaman, video konferensi, peluncuran buku katalog potensi bencana, penyerahan hadiah lomba literasi kebencanaan, penanaman pohon, dan pemberian bibit pohon kepada relawan untuk ditanam di sepanjang 29 kilometer patahan Sesar Lembang. Kegiatan akan diakhiri dengan penelusuran patahan Lembang yang berakhir di Tebing Karaton. Wartawan dan peserta akan dijelaskan oleh pakar tentang terjadinya patahan Sesar Lembang dan apa yang terjadi jika ada gempa bumi. *Antara ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorequipment #outdoorgear #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati #bnpb #HKB2019 #siapuntukselamat
Sahabat Avtech, dalam melakukan perjalanan (khususnya di alam bebas), kita sangat disarankan untuk dapat mengenali lokasi atau medan yang akan kita tempuh. Salah satu sarana untuk melakukannya adalah dengan menggunakan peta. Dalam hal ini jarak dan waktu tempuh pun sangat perlu untuk diperkirakan. Dan berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan perkiraan jarak dan waktu tempuh. . - Tentukan titik awal perjalanan di peta. - Tentukan titik tujuan perjalanan di peta. - Hitung jarak lintasan perjalanan (Jarak Peta, Jarak Datar, dan Jarak Sebenarnya). - Setelah perkiraan jarak sebenarnya diketahui, hitung waktu tempuh perjalanan dengan patokan sederhana: a. Kemampuan jelajah seseorang dengan beban ideal adalah 1 jam ekivalen dengan jarak 4-5 km/jam b. Beban ideal yang dibawa adalah 1/3 berat badan seseorang. Misal: berat seseorang 60kg, beban ideal yabg dibawa adalah 1/3 x 60kg = 20kg. - Perhatikan dan identifikasi kegiatan-kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam sebuah perjalanan. Hal ini akan memengaruhi waktu tempuh perjalanan kita. - Analisa perjalanan dan pergerakan kita. . Selalu ingat, jagalah kestabilitasan kondisi tubuh kita dalam melakukan perjalanan. ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorequipment #outdoorgear #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
If we have positive attitude and constantly strive to give our best effort, eventually we will overcome our immediate problems and find that we are ready for greater challenges. ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
Pasti banyak dari Sahabat Avtech yang memiliki keinginan untuk mengajak buah hatinya untuk ikut dalam kegiatan outdoor para Sahabat, contohnya mendaki gunung. Lalu apa yang perlu dipersiapkan untuk mendaki gunung bersama sang buah hati? Berikut beberapa persiapan yang perlu diperhatikan oleh Sahabat Avtech semua: 1. Membawa baby carrier dan perlengkapan pakaian dari atas kepala hingga kaki si balita seperti kupluk/topi hangat dari wol atau bahan hangat lainnya. Pakaian ganti dengan pertimbangan layering, jaket, sarung tangan, kaos kaki, sepatu, yang dapat menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat selama dalam pendakian.┬áBawalah┬ásusu bayi terbaik balita anda sehingga tidak akan khawatir si kecil terkena gangguan pencernaan. 2. Membawa makanan ringan atau cemilan yang bisa dimakan di sepanjang perjalanan. Salah satu contohnya adalah coklat, makanan yang bagus untuk menambah kalori saat pendakian dan sangat digemari anak-anak.┬áBawalah P3K dan obat-obatan yang sekiranya diperlukan jika terjadi keadaan darurat kepada si bayi. Tentu ayah bunda lebih tahu obat apa yang paling diperlukan oleh si kecil.┬áBawa mainan agar ia tidak bosan selama dalam pendakian. Bisa saja mainan kesukaan dia saat di rumah, buku cerita, boneka kecil, atau benda-benda yang biasa dijadikan ayah bunda alat peraga untuk mengajak si kecil bermain saat di rumah. 3. Membawa buku dan alat tulis sehingga si kecil dapat menuliskan perjalanannya misal mencatat tumbuhan atau hewan apa yang ditemui selama dalam pendakian. Atau bisa juga membawa pensil warna/spidol/crayon untuk menggambar benda/tumbuhan/hewan yang ia temui selama dalam perjalanan. 4. Membawa diaper agar si kecil tetap nyaman saat perjalanan maupun ketika tidur di tenda. 5. Membawa peta jalur pendakian agar si kecil tahu sampai dimana, karena ia akan selalu menjadi yang paling rajin bertanya, berapa lama lagi, sudah sampai mana, kapan sampainya, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mungkin ia sangat ingin tahu pasti jawabannya. (Linasasmita) ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal┬á2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara,┬ápahlawan nasional┬áyang dihormati sebagai bapak pendidikan┬ánasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era┬ákolonialisme┬áBelanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah┬áHindia Belanda┬ápada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan. Hari nasional ini ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama┬áTaman Siswasetelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai┬ámenteri pendidikan┬ásetelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya,┬átut wuri handayani┬á("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26┬áApril┬á1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional. (wikipedia) ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati #hardiknas2019