Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Posted www.avtech-indo.com, on 21 September 2011

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki tipe ekosistem sub-montana, montana dan sub-alphin dengan pohon-pohon yang besar dan berusia ratusan tahun.

Beberapa jenis tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru antara lain jamuju (Dacrycarpus imbricatus), cemara gunung (Casuarina sp.), eidelweis (Anaphalis javanica), berbagai jenis anggrek dan jenis rumput langka (Styphelia pungieus).

Terdapat sekitar 137 jenis burung, 22 jenis mamalia dan 4 jenis reptilia di taman nasional ini

Satwa langka dan dilindungi yang terdapat di taman nasional ini antara lain luwak (Pardofelis marmorata), rusa (Cervus timorensis ), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), kijang (Muntiacus muntjak ), ayam hutan merah (Gallus gallus), macan tutul (Panthera pardus ), ajag (Cuon alpinus ); dan berbagai jenis burung seperti alap-alap burung (Accipiter virgatus ), rangkong (Buceros rhinoceros silvestris), elang ular bido (Spilornis cheela bido), srigunting hitam (Dicrurus macrocercus), elang bondol (Haliastur indus), dan belibis yang hidup di Ranu Pani, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian ± 2.100 meter dari permukaan laut.

Di laut pasir ditemukan tujuh buah pusat letusan dalam dua jalur yang silang-menyilang yaitu dari timur-barat dan timur laut-barat daya. Dari timur laut-barat daya inilah muncul Gunung Bromo yang termasuk gunung api aktif yang sewaktu-waktu dapat mengeluarkan asap letusan dan mengancam kehidupan manusia di sekitarnya (± 3.500 jiwa).

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.




Suku Tengger yang berada di sekitar taman nasional merupakan suku asli yang beragama Hindu. Menurut legenda, asal-usul suku tersebut dari Kerajaan Majapahit yang mengasingkan diri. Uniknya, melihat penduduk di sekitar (Su-ku Tengger) tampak tidak ada rasa ketakutan walaupun menge-tahui Gunung Bromo itu berbaha-ya, termasuk juga wisatawan yang banyak mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada saat Upacara Kasodo.

Kawasan Taman Nasional ini terletak di 4 (empat) Kabupaten yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang. Berdasarkan ketinggian tempat, maka tipe-tipe ekosistem di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dapat dibedakan 3 (tiga) tipe ekosistem antara lain;

a.    Zona sub Montage (750 –1.500 m dpl)
Secara keseluruhan digolongkan pada tipe hujan tropis dataran rendah sampai pegunungan, yang memiliki tingkat keaneka ragaman jenis dan kerapatan yang paling tinggi. Formasi merupakan hutan primer yang bisa dijumpai di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru bagian Semeru Selatan, Semeru Timur (Burno) dan Semeru Barat (Patok picis) serta merupakan zona inti Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

b.    Zona Montane  (1.500 – 2.400 mdpl)
Sebagian besar zona ini merupakan hutan sekunder yang keanekaragaman jenisnya mulai berkurang. Dominasi jenis berupa tumbuhan pionir yang tidak dapat hidup di bawah tajuk.

c.    Zona sub Alpin ( 2.400 mdpl keatas )
Zona ini ditumbuhi oleh pohon yang kerdil pertumbuhannya dan miskin akan jenis.
Flora dan Fauna diperkirakan + 600 jenis flora tersebar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Mentigi (Vaccinium varingaefolium). Edelweis (Anaphalis javanica) dan adas (Funicullum vulgase). Jenis lain diantaranya cemara gunung (Casuarina    Junghuhniana),    Kemlandingan    (Albitzialaphanta),    Akasia (Accaciadeccuurens), Paku-pakuan Daisy (Crhysanthemum leucanthemum). Jenis Anggrek + 152 jenis, dimana 42 jenis diantaranya merupakan jenis endemic. Jenis anggrek khas senduro adalah maleola witteana, malacis pupureo nervora, dan liparis rodhochila. Di samping itu terdapat pula jenis tumbuhan pegunungan Tengger yakni pakis uling (Cyanthea teggeriensis_, putihan (buddleja asiatica), dan Anting-anting (fushia megallanica).

Panorama alamnya yang sangat indah di Taman Nasional Tengger Bromo Semeru, sudah lama dikenal oleh wisatawan baik wisatawnan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Panorama tersebut antara lain berupa pemandangan G.Bromo dan G.Batok, Danau Ranupani, Ranukumbolo dan Regulo.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mempunyai kekhasan berupa gejala alam yang unik dan menarik serta merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia, bahkan mungkin di Dunia yang memiliki keunikan berupa laut pasir yang berada pada ketinggian + 2.000 m dpl. Serta keindahan alamnya yang mempesona dan didominasi oleh pegunungan.

Atraksi wisata yang menarik diantaranya melihat matahari terbit (sunrise). Untuk melihatnya bisa berangkat dari Cemorolawang jam 04.00 wib, melihat G.Bromo, mendaki G.Semeru, berkemah. Sedangkan di luar kawasan dapat dijumpai atraksi budaya suku Tengger. Masyarakat tengger secara tradisional masih mempertahankan cara-cara kehidupan yang diturunkan oleh para leluhurnya dimana keunikannya merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Upacara yang bersifat sacral dilaksanakan secara besar-besaran setiap tahun yakni upacara kasodo dan karo yang selalu menjadi perhatian wisatawan.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:


Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.
Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut (± 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.

Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d Oktober dan bulan Desember s/d Januari.
Cara pencapaian lokasi: Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km, dan Jemplang-Ranu Pani-Ranu Kumbolo, 16 km. Atau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km. Dari Malang ke Ranu Pani menggunakan mobil sekitar 70 menit, yang dilanjutkan berjalan kaki ke Puncak Semeru sekitar 13 jam.

Sumber : www.wisatamalang.com


Adventure Never Dies

AVTECH FOR STORE

AVTECH FOR STORE

Contohnya seperti di @ozonadventure ini. Sahabat Avtech akan menemukan spot display yang berisikan sejumlah produk Avtech secara lengkap. ...
AVTECH FOR STORE

AVTECH FOR STORE

Avtech For Store merupakan maintenance program yang dilakukan oleh Avtech guna menjaga hubungan kerjasama yang baik dengan toko rekanan. ...
Pembukaan Avtech Store di Plaza Festival Jakarta

Pembukaan Avtech Store di Plaza Festival Jakarta

Pengunjung melihat perlengkapan outdoor pada pembukaan Avtech Store di Plaza Festival, Jakarta, Sabtu (2/2/2019). PT Indi Kusuma Anugrah Mandiri ...
Memasyarakatkan Produk Outdoor, Ini Gebrakan Kolaborasi Anak Negeri

Memasyarakatkan Produk Outdoor, Ini Gebrakan Kolaborasi Anak Negeri

Jakarta, 2 Februari 2019 ALAMISME.id Berlatar belakang dari ...
Yudhi Avtech: Bisnis Harus Ikuti Perubahan Perilaku Pasar

Yudhi Avtech: Bisnis Harus Ikuti Perubahan Perilaku Pasar

KedaiPena.Com – Owner produsen peralatan alam bebas Avtech, Yudhi Kurniawan mengatakan pentingnya memahami perubahan perilaku pasar dalam mengelola ...

Libur Lebaran Taman Nasional Komodo Dikunjungi 20 Ribu Wisatawan

Komodo | Foto: Istimewa KedaiPena.Com  Taman Nasional ...

Avtech Indonesia

RopeBag Ascend Pro 30 Sederhana dan fungsional


Dalam hidup; semua orang memiliki cerita, semua orang memiliki peran, dan semua orang memiliki arti. Berlakulah bijak agar kehidupan ini tetap dalam garis harmoni sang Ilahi. ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
Lembang, Bandung, menjadi tempat peringatan puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019 pada 26 April dengan 53 juta partisipan se-Indonesia. Dalam pengamatan Antara di Bandung, Jumat, sejumlah peserta mulai memenuhi Lapangan Sesko TNI AU di Lembang. Mereka terdiri atas unsur Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pramuka, militer, dan unsur terkait lainnya. Lembang menjadi lokasi peringatan HKB 2019 guna mengingatkan publik karena menyimpan potensi bencana Sesar Lembang. Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho seiring HKB 2019 mengharapkan BPBD, organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota dan provinsi dapat tampil optimal dalam mengukur kemampuan dan kekuatan daerah terkait dengan penanggulangan bencana. HKB pertama kali dicanangkan pada 2017. Pada puncak HKB 2019 akan diadakan deklarasi relawan bela alam, geladi lapang, penandatanganan nota kesepahaman, video konferensi, peluncuran buku katalog potensi bencana, penyerahan hadiah lomba literasi kebencanaan, penanaman pohon, dan pemberian bibit pohon kepada relawan untuk ditanam di sepanjang 29 kilometer patahan Sesar Lembang. Kegiatan akan diakhiri dengan penelusuran patahan Lembang yang berakhir di Tebing Karaton. Wartawan dan peserta akan dijelaskan oleh pakar tentang terjadinya patahan Sesar Lembang dan apa yang terjadi jika ada gempa bumi. *Antara ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorequipment #outdoorgear #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati #bnpb #HKB2019 #siapuntukselamat
Sahabat Avtech, dalam melakukan perjalanan (khususnya di alam bebas), kita sangat disarankan untuk dapat mengenali lokasi atau medan yang akan kita tempuh. Salah satu sarana untuk melakukannya adalah dengan menggunakan peta. Dalam hal ini jarak dan waktu tempuh pun sangat perlu untuk diperkirakan. Dan berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan perkiraan jarak dan waktu tempuh. . - Tentukan titik awal perjalanan di peta. - Tentukan titik tujuan perjalanan di peta. - Hitung jarak lintasan perjalanan (Jarak Peta, Jarak Datar, dan Jarak Sebenarnya). - Setelah perkiraan jarak sebenarnya diketahui, hitung waktu tempuh perjalanan dengan patokan sederhana: a. Kemampuan jelajah seseorang dengan beban ideal adalah 1 jam ekivalen dengan jarak 4-5 km/jam b. Beban ideal yang dibawa adalah 1/3 berat badan seseorang. Misal: berat seseorang 60kg, beban ideal yabg dibawa adalah 1/3 x 60kg = 20kg. - Perhatikan dan identifikasi kegiatan-kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam sebuah perjalanan. Hal ini akan memengaruhi waktu tempuh perjalanan kita. - Analisa perjalanan dan pergerakan kita. . Selalu ingat, jagalah kestabilitasan kondisi tubuh kita dalam melakukan perjalanan. ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorequipment #outdoorgear #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
If we have positive attitude and constantly strive to give our best effort, eventually we will overcome our immediate problems and find that we are ready for greater challenges. ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
Pasti banyak dari Sahabat Avtech yang memiliki keinginan untuk mengajak buah hatinya untuk ikut dalam kegiatan outdoor para Sahabat, contohnya mendaki gunung. Lalu apa yang perlu dipersiapkan untuk mendaki gunung bersama sang buah hati? Berikut beberapa persiapan yang perlu diperhatikan oleh Sahabat Avtech semua: 1. Membawa baby carrier dan perlengkapan pakaian dari atas kepala hingga kaki si balita seperti kupluk/topi hangat dari wol atau bahan hangat lainnya. Pakaian ganti dengan pertimbangan layering, jaket, sarung tangan, kaos kaki, sepatu, yang dapat menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat selama dalam pendakian.┬áBawalah┬ásusu bayi terbaik balita anda sehingga tidak akan khawatir si kecil terkena gangguan pencernaan. 2. Membawa makanan ringan atau cemilan yang bisa dimakan di sepanjang perjalanan. Salah satu contohnya adalah coklat, makanan yang bagus untuk menambah kalori saat pendakian dan sangat digemari anak-anak.┬áBawalah P3K dan obat-obatan yang sekiranya diperlukan jika terjadi keadaan darurat kepada si bayi. Tentu ayah bunda lebih tahu obat apa yang paling diperlukan oleh si kecil.┬áBawa mainan agar ia tidak bosan selama dalam pendakian. Bisa saja mainan kesukaan dia saat di rumah, buku cerita, boneka kecil, atau benda-benda yang biasa dijadikan ayah bunda alat peraga untuk mengajak si kecil bermain saat di rumah. 3. Membawa buku dan alat tulis sehingga si kecil dapat menuliskan perjalanannya misal mencatat tumbuhan atau hewan apa yang ditemui selama dalam pendakian. Atau bisa juga membawa pensil warna/spidol/crayon untuk menggambar benda/tumbuhan/hewan yang ia temui selama dalam perjalanan. 4. Membawa diaper agar si kecil tetap nyaman saat perjalanan maupun ketika tidur di tenda. 5. Membawa peta jalur pendakian agar si kecil tahu sampai dimana, karena ia akan selalu menjadi yang paling rajin bertanya, berapa lama lagi, sudah sampai mana, kapan sampainya, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mungkin ia sangat ingin tahu pasti jawabannya. (Linasasmita) ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati
Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal┬á2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara,┬ápahlawan nasional┬áyang dihormati sebagai bapak pendidikan┬ánasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era┬ákolonialisme┬áBelanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah┬áHindia Belanda┬ápada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan. Hari nasional ini ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama┬áTaman Siswasetelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai┬ámenteri pendidikan┬ásetelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya,┬átut wuri handayani┬á("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26┬áApril┬á1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional. (wikipedia) ­čö║ #Avtech #AdventureTechnology #outdoorgear #outdoorequipment #legendisback #adventureneverdies #adventurebeginhere #Tuhanbersamapetualangsejati #hardiknas2019